Senin, 19 November 2018

STUDY AL-QUR'AN




Assalamualaikum. Wr. Wb

Hai sobat ayo ikuti metode pembelajaran Al-Qur’an proses dimana seorang berubah perilakunya akibat pengalaman. Pengalaman dapat diperoleh melalui proses belajar dengan mengamati, melakukan, dan memikirkan. Pengalaman akan menjadi pengetahuan dengan pengetahuan Al-Qur’an diperoleh dengan cara yang sama.

Membaca Al-Qur’an merupakan bagian dari pengetahuan Al-Qur’an, diperoleh dengan cara belajar sehingga tidak ada orang yang otomatis bisa, dalam belajar diperlukan waktu, tenaga, dan biaya. Mari kita sama-sama mulai merubah pemikiran kita yang berfikir bahwa membaca Al-Qur’an itu sulit. Disini kita bisa belajar dengan METODE TILAWATI. Dimana kita bisa belajar Al-Qur’an dengan mudah dan menyenangkan. Pasti kalian bertanya-tanya bagaimana bisa belajar mengaji bisa menjadi mudah dan menyenangkan?

Tilawati merupakan metode belajar Al Qur’an yang disusun oleh 4 orang guru Al Qur’an dan motor penggerak gerakan TK-TP Al Qur’an Jawa Timur. Yakni, KH. Masrur Masyhud, S.Ag, KH. Thohir Al Aly, M.Ag, KH. Drs. H. Hasan Sadzili, dan Drs. H. Ali Muaffa.

Metode dalam tilawati banyak di sukai berbagai kalangan karena dalam penerapan nya yang praktis, efektif dan efisien. Dengan adanya metode tilawati ini diharapkan belajar membaca Al-Qur’an menjadi hal yang mudah dan menyenangkan. Berikut adalah sabda Rasulullah SAW :
  
    خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. al-Bukhari)
Tilawati menerapkan metode klasikal dan baca simak dalam pembelajaran. Pembelajaran dilakukan dalam 2 tahapan. Pertama teknik klasikal menggunakan alat peraga. Kedua baca simak dengan buku jilid. Metode pembelajaran memiliki strategi dengan ciri-ciri sebagai berikut:
1.      Pendekatan pembelajaran yang seimbang dengan pembiasaan melalui metode klasikal dan kebenaran membaca melalui pendekatan individual dengan teknik baca simak
2.      Menggunakan lagu rost sebagai standar pembelajaran
3.      Pendekatan klasikal menggunakan 3 teknik yaitu:
1)      Pengajar membaca dan santri/murid mendengarkan
2)      Pengajar membaca, santri/murid menirukan
3)      Pengajar dan santri/murid membaca bersama
4.      Penerapan klasikal durasi 15 menit dan baca simak 30 menit
5.      Bisa melanjutkan ke halaman selanjutnya apabila mendapat 70% dari kelancaran santri/murid di kelas
6.      Satu jilid dapat diselesaikan dalam waktu 60 pertemuan, standar pertemuan satu minggu 5 kali

Dalam baca simak di tilawati pengajar juga harus menjadi komando ketertiban dalam pembelajaran tetap stabil, dengan baca simak ini juga kita telah mengamalkan hadist rasul, beliau baginda rasulullah Muhammad SAW bersabda :
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ )الم( حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ 
Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an) maka baginya satu ganjaran, dan akan dilipatgandakan dari setiap ganjaran sepuluh kali lipat, saya tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, namun alif adalah satu huruf, lam satu huruf dan mim adalah satu huruf.” (HR. Tirmidzi).

Nahh setelah kita belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar serta menyenangkan mari kita belajar MENERJEMAHKAN AL-QUR’AN. Ternyata menerjemahkan Al-Qur’an tidak sesulit ituloh sobatt kalian tau nggaa kosa kata dalam Al-Qur’an itu hanya pengulangan.


Sebuah lembaga yang berada di Karah Taman Asri 1 No 30, Jembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur ini dinamakan LPPIQ yaitu Lembaga Pendidikan Lembaga Pendidikan Dan Pengkajian Ilmu Al-Qur’an ini suatu lembaga yang mendidik mengkaji ilmu Al-Qur’an dengan mudah.

Metode mudah yang digunakan di LPPIQ ini tidak harus terlebih dahulu kita mepelajari kaidah bahasa arab secara lengkap, karena digunakan nya system belajar bersama langsung dari mulai awal surat sambil mengenal kaidah kaidah bahasa arab. Seperti hal nya Allah telah besabda pada surat Al-Qur’an:
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (QS. Al-Qamar: 17,22,32,40).
Hal ini sangat diperhatikan bahwa firman Allah telah mengemukakan betapa mudahnya belajar Al-Qur’an. Nah untuk permulaan kita bisa memulai dari awal surat yakni surat Al-Fatihah dan dilanjutkan surat Al-Baqarah yaitu tepat nya di juz 1 akan lebih mudah karena hampir 80% kosakata yang ada di Al-Qur’an terdapat di Al-Fatihah dan Al-Baqarah yakni di juz 1 dan 20% terdapat di surat-surat pendek. Jadi bisa disimpulkan strategi ini membentuk sebuah segiti yang dari bawah terdapat sura Al-Fatihah dan Al-Baqarah dan di paling atas An-Naas.

Dalam Al-Qur’an kosakata bahasa arab terdapat 110.000 kosakata namun 79% kosakata itu diulang-ulang jadi jika di asumsikan juz 1 terdapat 3.680 kosakata setelah dipelajari ternyata 2.520 kosakata terulang-ulang, maka jika jumlah dikatakan tadi 110.000 hal tersebut tidak akan sampai. Jadi apabila kita ingin cepat dalam belajar menerjemahkan dan lancer dalam membaca  Al-Qur’an ada 2 poin yaitu:
1.      Lancarkan bacaan surat Al-Baqarah, maka lancarlah bacaan Al-Qur’an
2.      Tarjimlah surat Al-Baqarah, maka kamu bisa menerjemahkan Al-Qur’an

Metode ini sangat membantu untuk kita mengenal lebih banyak tentang Al-Qur’an itu sendiri karena Al-Qur’an adalah sebuah pedoman sudah ada dari kalam Allah dan sudah ada sejak zaman nabi Muhammad SAW. Perlu diingat bahwa dalam menerjemahkan Al-Qur’an ini tidak bertujuan untuk merubah kalam Allah Karena pembelajaran ini bertujuan untuk kita lebih mengenal Al-Qur’an dan mengenal Al-Khaliq yaitu Allah SWT.

Mungkin hanya ini saja sedikit Ilmu Allah yang telah saya pelajari dari pertemuan dengan para pemateri yang handal dalam bidangnya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk senantiasa membaca dan mempelajari Al-Qur’an seperti yang dikatakan oleh dosen saya Prof. Ali Aziz mengenai hal tersebut, bengini tutur beliau dalam artikelnya yang berjudul “Sound Healing With Al-Qur’an”. https://www.terapishalatbahagia.net/  . “mulai sekarang, jangan lewatkan satu haripun rumah anda tanpa suara Al-Qur’an. Keraskan bacaan anda dengan irama dan alunan yang membuat hati anda berbunga-bunga, penuh suka cita. Semoga anda secara bertahap juga dapat memahami kandungan maknanya. Dari sinilah kita dapat mengetahui mengapa Rasululloh memerintahkan memebaca Al-Qur’an dengan melagukannya.”

DON’T FORGET TO SHARE AND COMMENT!!! THANKS YOUJJ






49 komentar:

  1. Bermanfaat sekali kak

    BalasHapus
  2. Semoga bermanfaat dan berkah....

    BalasHapus
  3. Dgn mbak dinda yang sholehah,, setelah saya melihat artikel mbak nya, saya jadi nambah ilmu sedikit

    BalasHapus
  4. it was great tobe here

    BalasHapus

STUDY AL-QUR'AN

Assalamualaikum. Wr. Wb Hai sobat ayo ikuti metode pembelajaran Al-Qur’an proses dimana seorang berubah perilakunya akibat pen...