Assalamualaikum. Wr. Wb
Hai sobat ayo ikuti
metode pembelajaran Al-Qur’an proses dimana seorang berubah perilakunya akibat
pengalaman. Pengalaman dapat diperoleh melalui proses belajar dengan mengamati,
melakukan, dan memikirkan. Pengalaman akan menjadi pengetahuan dengan
pengetahuan Al-Qur’an diperoleh dengan cara yang sama.
Membaca Al-Qur’an
merupakan bagian dari pengetahuan Al-Qur’an, diperoleh dengan cara belajar
sehingga tidak ada orang yang otomatis bisa, dalam belajar diperlukan waktu,
tenaga, dan biaya. Mari kita sama-sama mulai merubah pemikiran kita yang
berfikir bahwa membaca Al-Qur’an itu sulit. Disini kita bisa belajar dengan
METODE TILAWATI. Dimana kita bisa belajar Al-Qur’an dengan mudah dan
menyenangkan. Pasti kalian bertanya-tanya bagaimana bisa belajar mengaji bisa
menjadi mudah dan menyenangkan?
Tilawati merupakan metode belajar Al
Qur’an yang disusun oleh 4 orang guru Al Qur’an dan motor penggerak gerakan
TK-TP Al Qur’an Jawa Timur. Yakni, KH. Masrur Masyhud, S.Ag, KH. Thohir Al Aly,
M.Ag, KH. Drs. H. Hasan Sadzili, dan Drs. H. Ali Muaffa.
Metode dalam tilawati banyak di
sukai berbagai kalangan karena dalam penerapan nya yang praktis, efektif dan
efisien. Dengan adanya metode tilawati ini diharapkan belajar membaca Al-Qur’an
menjadi hal yang mudah dan menyenangkan. Berikut
adalah sabda Rasulullah SAW :
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ
وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik
kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. al-Bukhari)
Tilawati menerapkan metode klasikal
dan baca simak dalam pembelajaran. Pembelajaran dilakukan dalam 2 tahapan.
Pertama teknik klasikal menggunakan alat peraga. Kedua baca simak dengan buku
jilid. Metode pembelajaran memiliki strategi dengan ciri-ciri sebagai berikut:
1. Pendekatan pembelajaran yang
seimbang dengan pembiasaan melalui metode klasikal dan kebenaran membaca
melalui pendekatan individual dengan teknik baca simak
2. Menggunakan lagu rost sebagai
standar pembelajaran
3. Pendekatan klasikal menggunakan 3
teknik yaitu:
1) Pengajar membaca dan santri/murid
mendengarkan
2) Pengajar membaca, santri/murid
menirukan
3) Pengajar dan santri/murid membaca
bersama
4. Penerapan klasikal durasi 15 menit
dan baca simak 30 menit
5. Bisa melanjutkan ke halaman
selanjutnya apabila mendapat 70% dari kelancaran santri/murid di kelas
6. Satu jilid dapat diselesaikan dalam
waktu 60 pertemuan, standar pertemuan satu minggu 5 kali
Dalam baca simak di tilawati pengajar
juga harus menjadi komando ketertiban dalam pembelajaran tetap stabil, dengan
baca simak ini juga kita telah mengamalkan hadist rasul, beliau baginda
rasulullah Muhammad SAW bersabda :
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ
اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ
)الم( حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
Barang siapa
yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an) maka baginya satu ganjaran,
dan akan dilipatgandakan dari setiap ganjaran sepuluh kali lipat, saya tidak
mengatakan alif lam mim satu huruf, namun alif adalah satu huruf, lam satu
huruf dan mim adalah satu huruf.” (HR. Tirmidzi).
Nahh setelah kita belajar membaca
Al-Qur’an dengan baik dan benar serta menyenangkan mari kita belajar
MENERJEMAHKAN AL-QUR’AN. Ternyata menerjemahkan Al-Qur’an tidak sesulit ituloh
sobatt kalian tau nggaa kosa kata dalam Al-Qur’an itu hanya pengulangan.
Sebuah lembaga yang berada di Karah Taman Asri 1 No 30, Jembangan,
Kota Surabaya, Jawa Timur ini dinamakan LPPIQ yaitu Lembaga Pendidikan Lembaga
Pendidikan Dan Pengkajian Ilmu Al-Qur’an ini suatu lembaga yang mendidik
mengkaji ilmu Al-Qur’an dengan mudah.
Metode mudah yang digunakan di LPPIQ ini tidak harus terlebih
dahulu kita mepelajari kaidah bahasa arab secara lengkap, karena digunakan nya
system belajar bersama langsung dari mulai awal surat sambil mengenal kaidah
kaidah bahasa arab. Seperti hal nya Allah telah besabda pada surat Al-Qur’an:
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا
الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran,
maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (QS. Al-Qamar: 17,22,32,40).
Hal ini sangat diperhatikan bahwa firman Allah telah mengemukakan
betapa mudahnya belajar Al-Qur’an. Nah untuk permulaan kita bisa memulai dari
awal surat yakni surat Al-Fatihah dan dilanjutkan surat Al-Baqarah yaitu tepat
nya di juz 1 akan lebih mudah karena hampir 80% kosakata yang ada di Al-Qur’an
terdapat di Al-Fatihah dan Al-Baqarah yakni di juz 1 dan 20% terdapat di
surat-surat pendek. Jadi bisa disimpulkan strategi ini membentuk sebuah segiti
yang dari bawah terdapat sura Al-Fatihah dan Al-Baqarah dan di paling atas
An-Naas.
Dalam Al-Qur’an kosakata bahasa arab terdapat 110.000 kosakata
namun 79% kosakata itu diulang-ulang jadi jika di asumsikan juz 1 terdapat
3.680 kosakata setelah dipelajari ternyata 2.520 kosakata terulang-ulang, maka
jika jumlah dikatakan tadi 110.000 hal tersebut tidak akan sampai. Jadi apabila
kita ingin cepat dalam belajar menerjemahkan dan lancer dalam membaca Al-Qur’an ada 2 poin yaitu:
1.
Lancarkan
bacaan surat Al-Baqarah, maka lancarlah bacaan Al-Qur’an
2.
Tarjimlah
surat Al-Baqarah, maka kamu bisa menerjemahkan Al-Qur’an
Metode ini sangat membantu untuk kita mengenal lebih banyak tentang
Al-Qur’an itu sendiri karena Al-Qur’an adalah sebuah pedoman sudah ada dari
kalam Allah dan sudah ada sejak zaman nabi Muhammad SAW. Perlu diingat bahwa
dalam menerjemahkan Al-Qur’an ini tidak bertujuan untuk merubah kalam Allah
Karena pembelajaran ini bertujuan untuk kita lebih mengenal Al-Qur’an dan
mengenal Al-Khaliq yaitu Allah SWT.
Mungkin hanya ini saja sedikit Ilmu Allah yang telah saya pelajari
dari pertemuan dengan para pemateri yang handal dalam bidangnya. Semoga
bermanfaat dan jangan lupa untuk senantiasa membaca dan mempelajari Al-Qur’an
seperti yang dikatakan oleh dosen saya Prof. Ali Aziz mengenai hal tersebut,
bengini tutur beliau dalam artikelnya yang berjudul “Sound Healing With Al-Qur’an”. https://www.terapishalatbahagia.net/ . “mulai sekarang, jangan
lewatkan satu haripun rumah anda tanpa suara Al-Qur’an. Keraskan bacaan anda
dengan irama dan alunan yang membuat hati anda berbunga-bunga, penuh suka cita.
Semoga anda secara bertahap juga dapat memahami kandungan maknanya. Dari
sinilah kita dapat mengetahui mengapa Rasululloh memerintahkan memebaca
Al-Qur’an dengan melagukannya.”
DON’T FORGET
TO SHARE AND COMMENT!!! THANKS YOUJJ


Mantulll
BalasHapusKeren
BalasHapusSippp
BalasHapusLanjutkannn
BalasHapusSangat ber manfaat
BalasHapusMakin cinta aja
BalasHapusSangat di mengerti
BalasHapusBagus skali artikelnya
BalasHapusMantap kali kak
BalasHapusGut eaa
BalasHapusLanjottt
BalasHapusKereb beb
BalasHapusMasok pak eko
BalasHapusBagus
BalasHapusKeren👍
BalasHapusAlhamdulillah😊
BalasHapusBagus kak
BalasHapusAllahuakbarr
BalasHapusSubhanallah😊
BalasHapusSippp
BalasHapusBermanfaat sekali kak
BalasHapusMasyaAllah bermanfaat
BalasHapusSemangat
BalasHapusSemangat.....
BalasHapusGod job...
BalasHapusSemoga bermanfaat dan berkah....
BalasHapusApik tenan
BalasHapusBagus
BalasHapusDgn mbak dinda yang sholehah,, setelah saya melihat artikel mbak nya, saya jadi nambah ilmu sedikit
BalasHapusSukses sukses
BalasHapusMantapp ka
BalasHapusgud men sung
BalasHapusgud lah pokoke
BalasHapuswow
BalasHapusawesome
BalasHapusamazing
BalasHapusnice
BalasHapusproud of you
BalasHapusfantastic
BalasHapuswonderfull
BalasHapusit was great tobe here
BalasHapusdont stop
BalasHapusawfull
BalasHapusgreat
BalasHapusanomalous
BalasHapusmarvelous
BalasHapusoutrageous
BalasHapuseventful
BalasHapusprodigious
BalasHapus